Wali Kota Palu, Hidayat menghadiri Jalan Sehat memperingati Hari Santri ke-5 tahun 2019 pada Minggu (27/10) di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Jalan sehat yang dilepas langsung oleh Panglima Santri, Muhaimin Iskandar yang juga selaku Wakil Ketua DPR RI tersebut dihadiri para santri dari Pondok Pesantren se-Sulawesi Tengah.
Panglima Santri, Muhaimin Iskandar dalam arahannya mengatakan Hari Santri tanggal 22 Oktober menjadi moment penting bagi para santri dan Pondok Pesantren se-Indonesia setelah dikeluarkannya keputusan Presiden tahun 2015.
“Hari Santri menjadi catatan penting bagi sejarah Republik Indonesia. Apalagi belum lama ini disahkan Undang-undang Pesantren, sehingga membuat santri dan pesantren merupakan bagian dari pembangunan nasional,” kata Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Ami.
Menurutnya 70 persen penduduk Indonesia adalah kaum Santri. Olehnya, Gus Ami berkeyakinan dengan majunya pesantren di Indonesia maka maju pula bangsa Indonesia.
Jalan Sehat yang digelar oleh DPW PKB Provinsi Sulawesi Tengah ini mengambil rute dari Lapangan Vatulemo menuju Jalan Balai Kota Timur, Jalan Veteran, Jalan Moh. Yamin, dan kembali finish di Lapangan Vatulemo.
Panglima Santri Gus Ami didampingi Wali Kota Palu Hidayat, Bupati Sigi Irwan Lapatta, dan Ketua DPW PKB Sulteng Amin Tahir ikut serta Jalan Sehat bersama para santri.
Usai kegiatan jalan sehat, Wali Kota Palu Hidayat mendampingi Panglima Santri, Gus Ami mengunjungi lokasi Kemah Santri se-Sulawesi Tengah di Hutan Kota Kaombona Palu.
Kunjungan ini dilakukan sebagai rangkaian kunjungan kerja Gus Ami yang juga selaku Wakil Ketua DPR RI dalam rangka Peringatan Hari Santri ke-5 tahun 2019 di Sulawesi Tengah.
Di hadapan Gus Ami, Wali Kota Palu menyampaikan bahwa Hutan Kota Kaombona ini sedang dalam proses pembangunan yang nantinya diharapkan akan menjadi salah satu ikon di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.
“Ditargetkan pembangunan hutan kota ini sebesar Rp 300 miliar, namun baru Rp 40 miliar yang kita arahkan. InsyaAllah secara bertahap kita akan menyelesaikan pembangunan hutan kota tersebut,” kata Hidayat.
Ia mengatakan selain fasilitas olahraga seperti lapangan futsal, volley ball, basket, maupun ruang teater terbuka, di hutan kota tersebut akan dibangun lokasi UMKM dari kementerian terkait serta fasilitas lainnya seperti masjid maupun mushalla.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Palu juga melaporkan kepada Gus Ami terkait upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu dalam penanganan bencana 28 September 2018 .
“Oleh karena itu, mohon kiranya melalui Bapak Wakil Ketua DPR-RI, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dari Pemerintah Pusat lebih dipercepat lagi,” ujar Hidayat.
Sekaitan untuk memeriahkan Kemah Santri ini, Wali Kota Palu memberikan hadiah doorprize berupa umrah yang diperoleh oleh salah seorang santri asal Pesantren Alkhairaat Pusat Palu.
Di sela-sela kunjungan ke lokasi Kemah Santri tersebut, Panglima Santri bersama Wali Kota Palu melakukan penanaman pohon di lokasi Hutan Kota Kaombona yang difasilitasi oleh DPW KNPI Provinsi Sulawesi Tengah.