Oleh Habib Abdurrahman Aljufri
Esok dua tahun sudah kepergianmu. Ana tetap setia berada di jalanmu disisi garismu yg telah engkau gariskan. Dinamika adalah ujian yg harus dilalui sebagai filter ketulusan dan keikhlasan. Dalam urusan dunia orang tentu berhitung untung rugi, ketika untung org akan mendekat tetapi tiarap ketika dirundung. Banyak orang ingin terlihat, sedikit sekali yg mau berada di balik layar. Ibarat sebuah film, ketika film itu baik, maka sang aktor akan populer, tetapi di balik itu semua ada sutrada
hebat yang berada dibaliknya.
Kehidupan ini ibarat sebuah film dan film sejarah adalah pelajaran serta kata orang sejarah cenderung berulang.
Semasa hidupmu engkau di tanyakan, bagaimana kami ingin belajar di usia yg tidak muda lagi, maka engkau pun menjawab, “Banyaklah membaca sejarah” ucapmu.
Sejarah adalah pelajaran hidup untuk melangkah ke depan dan mungkin berfungsi sebagai filter dan nasehat untuk berhati-hati.
Kesetian itu bukan saja pada saat seseorang hidup, namun ujian kesetiaan sesungguhnya ketika mereka telah tiada. Masihkah setia kepadanya, melindungi, menjaga peninggalannya dan yang dekat dengannya. Ana tak kan pernah merubah jalan kami darimu.
sebagai kabar gembira untukmu di haulmu yang ke 2 ini. Pukul 2 dini hari beberapa waktu yg lalu, saya mencoba menulis pikiran-pikiran pelanjutmu walaupun tak banyak, ketika ingin istirahat, hidung ini mencium aroma wangi yg membuat sekujur tubuh mendadak merinding, saya yakin itu dirimu sedang melihat kami yang hidup dan apa yang kami kerjakan. Menyapa kami dan sy yakin itu adalah persetujuanmu yang membuat saya menuliskan tulisan itu hingga tuntas. Alhamdulillah alam boleh berbeda tetapi engkau selalu berada disisi kami dan itu kegembiraan tersendiri.
Ditulis pada pukul 01:02, 15 Juli 2023