hacklink hack forum hacklink film izle hacklink mostbetสล็อตสล็อตscopri di piùromabetcasino siteleriroyalbet girişmostbetkavbetKingroyaljojobetjojobetjojobetjojobetjojobetjojobetzlibraryjojobetMeritking GirişHiltonbetHiltonbetgokken zonder cruksPadişahbetizmir escortdeneme bonusu veren sitelerdeneme bonusu veren sitelervaycasinoholiganbetTuzla Escortholiganbetdeneme bonusu veren sitelerdeneme bonusu veren sitelerdeneme bonusu veren sitelerkingroyalpornholiganbet girişholiganbetjojobetjojobetdeneme bonusu veren yeni sitelercasino siteleribahis siteleriTürk ifşaholiganbet

Pondok Pesantren Putera Alkhairaat Pusat Palu

MANAKIB HAUL GURU TUA KE 51

 

الحمد لله مجيب الدعوات القائل في محكم الايات البينات و لكل وجهة هو موليها فاستبقوا الخيرات, و الصلاة و السلام على اشرف المخلوقات سيدنا محمد القائل حفت الجنة بالمكاره وحفت النار بالشهوات, صلى الله عليه و على اله و صحبه الذين رقوا اعلى الدرجات في العلوم  التي هي ميراث النبوات

Alhamdulillah sejak tadi lisan kita tak henti-hentinya berdzikir kepada allah Alhamdulillah sejak tadi hati kita tak henti-hentinya mengingat sesosok yang penuh dengan ke istimewaan ahli takwa matahari ilmu pengetahuan, sesosok yang tak perlu di ragukan akan ilmu dan semangatnya yang tinggi dalam mengajak orang-orang untuk bertakwa dan mencari ilmu pengetahuan. sesosok yang telah di puji dalam untaian syair sahabatnya habib hamid assiry

امام بارع في كل فن # رحيب الباع منطلق اللسان

Arti seorang imam yang telah menguasai seluruh bidang ilmu orang yang santun dengan tamu dan memiliki lisan yang lancar

Ia lah alhabib idrus bin salim bin alwi bin saggaf bin Muhammad bin idrus bin salim bin Husain bin Abdullah bin syaikhon bin alwi bin Abdullah attarisy bin alwi al khowwas bin abibakar aljufri bin Muhammad maula syahidah bin ali bin ahmad asyahid bin Muhammad faqih muqoddam bin ali bin Muhammad sohibul mirbat bin ali kholi gosam bin alwi bin Muhammad bin alwi bin ubaidillah bin ahmad almuhajir bin isa arrumi bin Muhammad annaqib bin ali aluraidhy bin ja’far ashodiq bin Muhammad albaqir bin ali zainal abidin bin Husain bin ali bin abi tholib. Be;iau memiliki nasab yang bersambung kepada baginda nabi Muhammad yang sebagaimana rosulullah jelas kan di dalam hadisnya

كل سبب و نسب منقطع يوم القيامة الا سببي و نسبي

setiap sebab dan nasab terputus pada hari kiamat kecuali sebab dan nasabku.

Alhabib idrus bin salim aljufri dilahirkan pada tanggal 14 sya’ban 1309h atau bertepatan pada tanggal 15 maret 1890M di lahirkan di kota taris di kota yang terkenal dengan qobilah aljufri bahkan di katakan tak ada satupun aljufri yang ada saat ini kecuali para leluhur mereka berasal dari kota taris.

Alhabib idrus bin Salim aljufri atau yang lebih di kenal dengan panggilan guru tua ini tinggal di kalangan keluarga yang telah terkenal dengan tingginya ilmu mereka mulai dari ayahnya alhabib salim bersambung kepada kakeknya alhabib alwi aljufri kepada alhabib segaf aljufri dan terus  bersambung sampai kepada rosulullah.

Ayahnya seorang mufti taris dan banyak mengarang karya-karya ilmiyah salah satunya adalah i’ianatul ikhwan  dan ayah beliau juga yang telah menjadi guru pertamanya sebagaimana yang telah di sebutkan alhabib idrus di dalam syairnya:

فمن سالم شيخي وذخري وعمدتي # سلكت سبيلا من اعز المذاهب

  1. Kedudukan yang tinggi itu aku peroleh dari ayahku salim guru perbendaharaanku sandaranku dalam menempuh jalan yang terbaik

 

lalu kakeknya yang bernama alwi bin seggaf aljufri adalah salah seorang imam besar di hadramaut yang begitu terkenal dengan ilmu hadisnya memiliki karangan syarah عمدة السالك kitab fiqh di syarahkan dengan metode hadis dan ia juga salah seorang mufti hadramaut yang fatwa-fatwanya telah di kumpulkan di dalam kitab bughyah almustarsyidin karangan murid beliau  alhabib Abdurrahman almasyhur dan fatwa alhabib Alwi di tandai dengan rumus “jim”

Kalau kita perhatikan dengan seksama maka kita akan mendapatkan silsilah nasabnya habib idrus bin salim adalah silsilah yang seluruh leluhurnya adalah ulama dan orang yang bertakwa atau yang lebih di kenal dengan silsilah zahabiyah.

Pendidikan dan guru-gurunya habib idrus bin salim aljufri

alhabib idrus bin salim aljufri yang telah tinggal di kalangan para ulama` dan leluhur beliau juga para ulama. Oleh karena itu dari sejak kecil telah tertanamkan di dalam dirinya habib idrus cinta kepada ilmu sehingga beliau memiliki semangat yang begitu tinggi dalam menuntut ilmu.

فَتَنَافَسُوا الْمِيْرَاثِ مَيْرَاثُ النَّبِي # الْعِلْمُ لَا وَرَقاً وَ تِبْراً اَحْمَرَا

Berlomba-lomba lah kalian dalam mencari warisannya nabi yaitu warisan ilmu pengetahuan dan bukan mencari kertas ataupun tinta merah.

Pencarian alhabib idrus akan ilmu pengetahuan, sebelum pada akhirnya berpindah pindah kota dari satu kota ke kota lainnya terlebih dahulu menimba kepada ayahnya alhabib salim bin alwi aljufri dan pada masa menuntut ilmu dengan ayahnya, guru tua selalu belajar di masjid bin sholah lalu untuk memberikan ketenangan dan kosentrasi penuh kepada anaknya habib salim menyiapkan kamar khusus di zawiyah masjid ibn sholah. Habib idrus mengatakan di dalam syairnya

منهم امامي قدوتي و ذخيرتي # ووسيلتي و علاقتي مرقاتي

  1. Salah seorang dari mereka adalah imamku panutanku andalanku perantaraku ikatanku yang mengkaitanku sampai menjadikanku terangkat

كنزي و ذخري والدي شيخي وفي # ذكري مناقبه تكل لهاتي

  1. Ia seperti hartaku yaitu ayahku yang ia juga adalah seorang guruku dan dalam mengenangnya akan membuat lisanmu lelah

لو رمت اطلاق العنان لحصرها # لا تنتهي بل تنتهي ساعاتي

  1. Jika aku bertujuan untuk menghitung kemulyaan nya maka tidak akan habis-habisnya bahkan waktuku yang akan habis

 

Tak cukup dengan itu dengan kegigihannya menuntut ilmu habib idrus pun berpindah untuk belajar ke kota dziasbah berguru kepada orang yang soleh yang tersohor akan ilmunya yaitu alhabib abdillah bin hasan bin soleh albahar, setelah berguru kepada habib abdillah albahar habib idrus melanjutkan lagi untuk belajar ke kota seywun dengan alhabib ali bin Muhammad alhabsy sohibul mauled simtudduror setelah itu beliau berpindah ke kota tarim untuk belajar di rubat tarim yang saat itu berada di bawah asuhan nya alhabib ali bin Abdurrahman almasyhur dan di sana juga beliau bertemu dengan sahabat yang begitu dekat dengannya yaitu alhabib abdulqodir bilfaqih pendiri darul hadis malang dan alhabib hamid assiry.

Tak hanya sampai di situ Pada tahun 1327H alhabib salim mengajak putra nya habib idrus untuk melaksanakan ibadah haji berziarah dan sekaligus menuntut ilmu di mekkah kepada para ulama-ulama yang berada disana, dimana hal ini adalah suatu kebiasaan orang-orang  hadramaut ketika mereka melaksanakan ibadah haji mereka gunakan kesempatan itu untuk belajar. oleh karenanya setelah selesai melaksanakan ibadah haji habib idrus tidak langsung kembali ke negrinya hadramaut melainkan menetap dahulu di kota mekkah selama 6bulan guna untuk menuntut ilmu di mekkah terutama kepada sayyid abbas almaliky mufti mekkah dan ulama ulama yang lainnya juga.

Selain yang telah di sebutkan di atas alhabib idrus juga belajar kepada  :

1.alhabib ahmad bin hasan alathos

  1. Alhabib Abdullah bin umar asyatiry
  2. Alhabib Muhammad bin Salim assiry
  3. Alhabib syeh bin idrus alydrus
  4. Alhabib abdulbari alydrus
  5. Alhabib ahmad bin hamid imam masjid baalawy
  6. Alhabib ali bin Abdurrahman almashur
  7. Alhabib alwi bin Abdurrahman almashur
  8. Syeh abubakar bin ahmad albakry alkhotib sohibul fatwa
  9. Syeh ahmad bakry alkhotib
  • Alhabib abubakar bin Abdurrahman bin syihab
  • Alhabib alwi bin Abdullah bin syihab
  • Alhabib Muhammad bin hasan aided
  • Alhabib ahmad bin muhsin alhaddar
  • Alhabib Abdurrahman bin alwi assegaf

Wafat ayahnya dan perjalanan dakwah di hadramaut

setelah 8 tahun dari kepulangnya habib idrus melaksanakan ibadah haji ayahnya  yang seorang alim robbany menemui takdir dan ketetapan Allah yang berlaku bagi tiap-tiap makhluk yang bernyawa, tepat pada tahun 1335 H/1916 Alalimul Allama Albahru fahama Alhabib Salim bin Alwi bin Saggaf Aljufrie ayah guru tua, berpulang kerahmatullah untuk selama lamanya. Berita wafatnya habib salim itu sampai kepada sulton Mansur bakasir, akhirnya solton pun memberikan jabatan mufti dan qhodi kepada habib idrus hal ini di lakuka karena solthon Mansur mengetahui akan pengetahuan alhabib idrus yang begitu luas dan pada saat itu juga habib idrus mengganti kedudukan ayahnya dalam mengajar di masjid ibn solah. Beberapa waktu berselang habib idrus pun membangun madrasah alkhairaat yang pertama di kota taris berlokasi di sebelah masjid ibn solah hingga kini madrasah ini masih ada

Pada waktu itu hadramaut khususnya kota aden telah di kuasai oleh penjajah inggris akhirnya pada tahun 1339 alhabib idrus beserta sahabatnya alhabib Abdurrahman bin ubaidillah assegah mengatur rencana untuk berangkat ke mesir guna mengekspos kekejaman penjajah inggeris dan pelanggaran ham ke dunia international serta mengajak Negara-negara arab bersatu guna mengusir para penjajah. namun setelah semuanya di siapkan dengan matang dan rapi mereka berdua berangkat menuju mesir tapi ketika sampainya mereka di pelabuhan  kota aden usaha mereka di ketahui oleh pasukan inggris dan dokumen mereka di sita. Setelah keduanya di introgasi akhirnya mereka berdua di berikan dua pilihan. pilihan pertama hanya boleh menetap di yaman tak boleh keluar dan pilihan yang kedua agar keluar dari yaman tak boleh lagi kembali, akhirnya alhabib idrus bin salim memilih untuk keluar dari Negri tercintanya dan pergi menuju ke Indonesia untuk berdakwah dan sahabatnya memilih untuk tetap di yaman dan tinggal di kota sewun.

Perjalanan dakwah habib idrus di Indonesia

pada tahun 1343H, Habib idrus meninggalkan yaman dan menuju ke Indonesia, kedatangannya ini adalah yang kedua kalinya.adapun kedatangan yang pertama pada saat beliau masih kecil ketika berkunjung ke Indonesia bersama ayahnya dalam rangka mengunjungi kampong halaman ibunya. kedatangan habib idrus yang kedua kalinya di awali dengan menetap di Jakarta kemudian pindah ke pekalongan setelah di pekalongan alhabib idrus pindah ke jombang dan di sana juga lah iya bertemu dengan k.h hasyim asy’ari pendiri ponpes tebu ireng dan salah satu pendiri nahdatul ulama, habib  idrus tinggal di jombang selama kurang lebih 2 tahun, kemudian habib idrus bin salim pindah ke solo atas permintaan para alawiyiin untuk menjadi kepala sekolah dan guru di madrasah rabitha alawiyah kini sekolah tersebut telah berubah namanya menjadi yayasan pendidikan islam dipenogoro, setelah 2tahun memimpin madarasah tersebut dan mencapai kemajuan yang pesat, habib idrus mendapatkan sebuah isyrat agar berpindah ke Sulawesi lalu setelah itu habib idrus pun berpindah ke Sulawesi dan tak ada satu tempat yang habib idrus singgahi kecuali kota tersebut di hiasi dengan taman surga yaitu majlis ilmu.

Setelah itu habib idrus bin salim aljufri berlayar ke Sulawesi utara untuk mengunjungi dua kakaknya yang sudah lebih dahulu tinggal di kota tondano yaitu sayyid syaik bin salim aljufri dan sayyid alwi bin Salim aljufri. Beberapa waktu guru tua melepas rindu dengan saudara – saudaranya, kemudian habib idrus melanjutkan perjalanan dakwahnya menuju kota manado, wani, donggala dan palu

Pembukaan madrasah alkhairaat

Ketika habib idrus bin salim aljufri sampai ke kota wani beliau di sambut para ulama orang-orang yang terpandang dengan sambutan yang hangat, dan pada saat itu habib idrus berkeinginan untuk mendirikan madrasah di kota wani lalu segala sesuatu telah di siapkan namun pada saat itu sayyid Abdurrahman bin syek aljufri beserta rombongan menjumpai habib idrus bin salim mereka memohon agar pembangunan madrasah di alihkan ke kota palu. setelah mendapat persetujuan dari semua pihak di pindahkan lah semua kebutuhan madrasah ke kota palu.

Tepatnya pada tanggal 14 muharram 1349H atau 30 juni 1928 di buka lah dengan resmi madrasah alkhairaat dengan pembukaan yang begitu meriah, yang di hadiri para ulama  para raja pejabat kota palu dan sekitar masyarakat kota palu khususnya lagi di hadiri oleh alhabib ahmad bin ali almuhdor yang terkenal dengan kesolehan nya, lalu beliau kemudian memimpin doa dengan doa yang begitu agung yang mendoakan agar pemimpin madrasah alkhairaat selalu senantiasa dalam kemenangan dan kesuksesan.

tak kita lupakan juga terbangunnya madrasah alkhairaat ini atas bantuan dari kalangan masyarakat palu terlebih asayid Abdurrahman bin Husain aljufrie dan syeh nasir bin soleh alamrie. Hari demi hari berlalu nama alkhairaat begitu cepat tersebar luas dari, 6 bulan berdirinya alkhairaat saat itu kelas tak lagi bisa menampung seluruh pelajar dan akhirnya alhabib idrus bin salim membangun kelas dari kantongnya sendiri.

Semangat dakwah habib idrus bin salim aljufri

Berkembangnya alkhairaat ini adalah sesuatu yang telah tak dapat di pungkiri bahkan namanya yang telah tersebar di seluruh negri ini semua berkat perjuangan dan semangat dakwah nya habib idrus bin Salim aljufri sehingga kota palu menjadi pusat yang di tuju untuk menuntut ilmu agama sebagaimana yang telah habib idrus bi salim aljufri jelaskan di dalam syairnya

الحمد لله فالخيرات عامرة # و في عرانينها اسد و اشبال

اضحت بها ارضكم بالعلم ظاهرة # يؤمها من نواحي الارض سؤال

من بعد ما كان لا يدري بها احد # اضحت على اكثر البلدان تختال

Alhamdulillah alkhairat telah makmur dan di dalamnya terdapat para kesatria

Tanah kalian telah Nampak dengan ilmu pengetahuan para pelajar berdatangan dari segala penjuru negri

Yang sejak dahulu ia tak terkenal saat ini negri ini telah berbangga terhadap negri-negri yang lainnya

 

Alkhairaat yang berkembang dengan begitu pesat ini di dasari dengan ke ikhlasan kesabaran dan memiliki manhaj yang terpercaya metode yang telah di gunakan para imam baalawi di dalam toriqoh mereka. dalam aqidah di bangun atas toriqohnya syeh abu hasan alas’ary dan qod abubakari albaqillani yang mana toriqoh ini telah imam alhaddad jelaskan di dalam syairnya

و كن اشعريا في اعتقادك انه # هو المنهل الصافي عن الزيغ و الكفر

Jadilah engkau orang yang memimiliki aqidah alas’ary  maka sesunggunya iya jalan yang murni tak ada di dalam nya kesesatan dan kekufuranز

adapun mazhabnya adalah mazhab imam syafii dan toriqohnya adalah yang telah di tempuh oleh rosulullah para sahabat dan keluarga yang mana toriqoh ini telah di jelaskan oleh abu tholib almakky dan imam ghozzaly di dalam kitab nya ihya ulumuddin atau yang lebih terkenal dengan nama toriqoh baalawy.

Manhaj ini sebuah metode yang telah di wariskan dan di petik dari para leluhur imam baalawy yang sanad ilmunya bersambung terus kepada imam ja’far assodiq imam Muhammad albaqir imam zainal abidin dan sayyidinal Husain bin abi tolib. dan Alhamdulillah alkhairaat ini memiliki sanad ilmu yang tak perlu di ragukan lagi,  sanad ilmunya bersambung dari para guru kita khususnya alhabib saggaf bin Muhammad aljufri dari kakeknya alimam alhabib idrus bin salim aljufri dari ayahnya habib salim dari habib idrus bin umar alhabsy dan terus bersambung sampai kepada imam alhaddad.

Semangat dakwahnya guru tua

Semangat nya guru tua dalam berdakwah adalah semangat dakwah yang telah tertanamkan sejak beliau masih kecil, jadi tak heran jika waktu beliau tak pernah kosong, tak pernah mengenal lelah bahkan di ceritakan pada saat habib idrus menuju kulawi ingin berdakwah tapi di pertengahan jalan ban mobil beliau pecah lalu sayyid idrus turun dari mobil dan menanyakan kepada sopirnya berapa lama waktu untuk perbaikan mobil, sopir mengatakan kurang lebih 30menit lalu setelah itu habib idrus langsung mengambil tikar pelastik dan menghamparkanya di tepi jalan lalu memanggil muridnya untuk membaca kitab, bahkan buka hanya sampai disitu  pada saat habib idrus bepergian menaiki kapal menuju manado dalam rangka musyawarah aliran ulama di sepanjang perjalanan beliau gunakan untuk mengajar dan pada saat bepergian menunggangi kerbau beliau gunakan kesempatan itu juga untuk mengajar murid yang ikut bersama beliau.

Demi menyebarkan ilmu dan mengajak seluruh muslim habib idrus juga tetap terus bersemangat dan tak pernah merasa takut dimana saat jepang menguasai kota palu kurang lebih 3tahun pada saat itu madrasah di tutup paksa oleh jepang tapi habib idrus tak hanya berenti disitu habib idrus tetap bersemangat dan mengajar para murid dengan cara diam-diam di bayoge padahal jika hal itu di ketahui oleh jepang yang akan menjadi taruhan nya adalah nyawa dan pada saat itu juga selama 3 tahun habib idrus mengajar di bawah lampu yang begitu kecil yang akhirnya mengakibatkan mata beliau sakit dan tidak dapat melihat wahai hadirin ini semua beliau lakukan demi membuat anak-anak alkhairaat menjadi pintar dan menguasai ilmu agama.

Bukan hanya sampai disitu ketika habib idrus berada di luar kota kesempatan itu di gunakan untuk mengajar sebagaimana pada saat beliau berkunkung ke kota pekalongan habib idrus gunakan waktunya untuk menghidupi kota yang di kunjunginya dengan majlis-majlis ilmu ketika tiba nya habib idrus sampai di kota pekalongan habib idrus di minta untuk mengisi ceramah di salah satu masjid di kota pekalongan dan setelah ceramah habib idrus memberikan kesempatan bagi masyarakat kota pekalongan untuk bertanya maka habib idrus menjawab satu persatu dan semua keterangan itu membuat orang yang hadir merasa puas dan gembira.

Perjungan habib idrus dalam memebela Indonesia

Rosulullah bersabda

حب الوطن من الايمان

Cinta kepada tanah air bagian dari iman

Hadis ini lah yang telah mengalir di dalam dirinya habib idrus aljufrie sehingga menjadikan beliau seorang pejuang yang ikut serta mengusir para penjajah dari Indonesia dan hadis ini pula lah yang telah beliau tanam kan di dalam jiwa nya para abnaul khairaat sehingga beliau telah menjadikan salah satu mars alkhairaat yang selalu di nyanyikan para abnaul khairaat

هيا بنا شبان الاسلامية نجتهد في اعمالنا…. اندونسيا وطننا العزيز المحبوب بين قلوبنا…. حب الوطن من الايمان يا شبان العصرية دعوا التخاصم و التفرق لاصلاح امر مقاصدنا ولا تفرقوا لتقدم امر ديننا

Pesan yang telah di sampaikan guru tua kepada para putra-putri alkhairaat ini juga telah beliau tunjukkan dalam sikapnya yang memiliki t ikut serta berkorban dalam mengusir penjajah dari tanah air dan dalam mencerdaskan anak bangsa Indonesia.

Oleh karena salah kitab yang selalu beliau ajarkan kepada murid-muridnya adalah kitab  عزة الناشئين hal ini beliau lakukan tidak lain agar dapat membangkitkan jiwa nasionalisme para santri alkhairaat, sehingga pada masa itu jepang menutup madrasah alkhairaat akibat salah seorang santri di dapati membawa kitab izza tunnasyiin sebuah kitab yang berisi penyemangat para pemuda untuk bangkit membela Negara akhirnya jepang menganggap bahwa alkhairaat adalah sebuah ancaman terhadap penjajahan nya oleh karena itu jepang mengambil langkah untuk menutup madrasah alkhairaat tapi beliau tetap mengorban kan jiwa nya dalam mencerdaskan anak bangsa dan mengajar secara diam-diam.

Ketika DII/TII memberontak, habib Idrus pernah ditawari untuk membantu perjuangan mereka. Namun beliau menolak dengan tegas. Kemudian pernah dua tokoh sentral Sulawesi Tengah, yakni Djafar Lapasere dan Aksa Tombolotutu menemui Sayyid Idrus untuk meminta pendapat dan fatwa, kemana mereka harus bergabung, ke NKRI atau DII/TII. Sayyid Idrus memberikan arahan secara bijak dan tegas, bahwa dia dan seluruh Abnaul Alkhairat tetap pada komitmen untuk setia dan menyelamatkan NKRI dari berbagai macam gerakan yang berbahay. Pada akhirnya ke dua tokoh tersebut, mengikuti jejak dan fatwa Sayyid Idrus untuk tetap setia mendukung pemerintah pusat di Jakarta

karena tingginya rasa cinta terhadap Indonesia pada saat Indonesia terlepas dari belenggu para penjajah habib idrus menyambut hari kemerdekaan itu dengan penuh kebahagiaan sehingga kebahagiaan itu beliau abadikan dalam untaian syair

راية العز رفرفي في سمآء * أرضها وجبالها خضرآء

Berkibarlah bendera kemuliaan di angkasa * Daratan dan gunung-gunungnya hijau.

إن يوم طلوعها يوم فخر * عظمته الأبآء والأبنآء

Sungguh hari kebangkitannya adalah hari kebanggaan * Orang-orang tua dan anak-anak memuliakannya.

كل عام يكون لليوم ذكرى * يظهر الشكر فيها والثنآء

Tiap tahun hari itu menjadi peringatan * Muncul rasa syukur dan pujian-pujian padanya.

كل أمة لها رمز عز * ورمز عزنا الحمراء والبيضآء

Tiap bangsa memiliki simbol kemuliaan * Dan simbol kemuliaan kami adalah merah dan putih.

Di akhir syair ini beliau mengatakan

Akhlak dan toleransi guru tua

Dengan ilmu dan akhlak seseorang akan mendapatkan segala yang ia cita-citakan dan kedua hal ini telah berada di dalam dirinya habib idrus bin salim aljufri ,telah di riwayatkan peristiwa yang terjadi di tengah jalan dari palu menuju kulawi. Pada Saat itu, para Zending yang sedang mengadakan perjalanan dari palu menuju kulawi, di tengah jalan mobil mereka mengalami kerusakan. Bertepatan di saat yang sama, mobil Guru Tua bersama rombongan, melintas di jalan yang sama. Melihat situasi tersebut. Guru Tua menyuruh salah seorang muridnya untuk menanyakan apa yang sedang terjadi. Setelah Guru Tua mengetahui bahwa mobil para Zending mengalami kerusakan, Guru Tua menawarkan untuk naik di mobilnya, kebetulan arah mereka sama, yaitu ke kulawi. Para Zendingpun setuju dan mereka bersama dalam satu mobil menuju kulawi. Ditengah perjalanan para zendingpun bertanya kepada Guru Tua, kenapa tuan memberi tumpangan kepada kami, bukankan kami berbeda keyakinan dengan tuan. Guru tua pun menjawab, arah kita sama, tujuan kita pun sama, tuan berdakwah dengan umat tuan, saya kata guru tua berdakwah pada umat saya.

Pernah suatu saat Alkhairaat kekurangan tenaga Guru untuk mengajar secara khusus mata pelajaran Al-jabar atau matematika. Saat itu dari kalangan Alkhairaat tidak ada yang menguasai ilmu Al-jabar. Guru Tua mencari di Wilayah Palu, namun tidak juga menemukan. Suatu ketika dia mendengar bahwa di SMA Negeri 1 Palu ada seorang Guru yang menguasai mata pelajaran Al-jabar yang bernama  Entoh. selain menjadi guru, dia juga seorang Pendeta Pantekosta. Mengetahui hal tersebut, Guru Tua menyuruh utusannya untuk menemui Entoh. Awalnya Entoh terkejut bahkan takut untuk memenuhi permintaan Guru Tua. Alasannya, bagaimana mungkin mengajar di madrasah Alkhairaat yang siswa-siswinya semua beragama Islam, sedangkan dia adalah seorang Kristen dengan jabatan Pendeta. Namun pada akhirnya dia menyetujui permintaan tersebut. Entoh mengajar di Alkhairaat selama kurang lebih 5 tahun. Dalam pengalamannya selama mengajar di Alkhairaat, P. K. Entoh sangat kagum melihat sikap Guru Tua yang sangat menghargainya sebagai seorang yang beragama Kristen dan juga Pendeta.

Wahai Abnaul khairaat wahai umat islam, saksikanlah Akhlak Guru Besar Kita habib idrus bin salim aljufri menghormati menghargai perbedaan sentuhannya budi pekertinya dapat masuk menyentuh hati orang yang berbeda dengannya. Dan semua akhlak yang guru tua tunjukkan sebagai contoh untuk kita hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang kesemua bersumber dari akhlak baginda Rasulullah Saw.

 

Murid-murid habib idrus bin salim

Matahari yang menyinari bumi memberikan cahayanya untuk kehidupan dan begitu juga lah habib idrus bin salim yang telah menyinari segala tempat yang di kunjunginya dengan ilmu pengetahuan agar seluruh umatnya nabi Muhammad terlepas dari belenggu kebodohan dan menjadikan seorang insan yang berguna bagi agama dan bangsa.

Ilmu dan ke istimewaan yang guru tua miliki telah tersebar di segala penjuru negri pernah suata saat habib ali kwitang Jakarta mengatakan يا الحبيب عيدروس انت شيخنا و شيخ الكل wahai habib idrus engkau adalah guru kami dan guru untuk semua orang, begitu juga habib salim bin jindan mengatakan pada saat beliau berziarah ke palu sesungguhnya guru kalian habib idrus telah menguasai seluruh bidang ilmu.

Maka tak heran murid-murid beliau ungul dalam bidang ilmu agama dan umum yang mana mereka juga ikut serta dalam membantu dakwahnya habib idrus bin salim aljufrie oleh karena itu dapat di katakan tak ada sebuah desa yang berada di Sulawesi tengah Kalimantan utara Maluku ambon  dan papua kecuali di tempat tersebut akan kita dapati  murid-muridnya habib idrus bin salim aljufrie atau orang yang belajar dari murid nya habib idrus.

Ilmu dan ke istimewaan yang guru tua miliki telah tersebar di segala penjuru negri pernah suata saat habib ali kwitang Jakarta mengatakan يا عيدروس انت شيخنا و شيخ الكل wahai idrus engkau adalah guru kami dan guru untuk semua, orang begitu juga habib salim bin jindan mengatakan pada saat beliau berziarah ke palu sesungguhnya guru kalian habib idrus telah menguasai seluruh bidang ilmu, ketika habib idrus berziarah ke jakata pada saat bertemu dengan habib ali bungur alathos habib ali mengatakan alyaum ana khoddamukum seraya mengambil dan  membawa sandal habib idrus bin salim aljufrie

Hari kesedihan para abnaulkhairaat

kalimat terakhir yang di ucapkan guru kita yaitu la ilaha illah tepatnya pada tanggal 12 syawwal 1389H bertepatan pada tanggal 22 desember 1969M beliau habib idrus menyauti panggilan tuhannya menghadap allah subhanahu wa taala. Pada saat itu seluruh pelosok penjuru negri dalam keadaan bersedih atas sebuah perpisahan yang tak akan bisa di tepis lagi Mata siapa yang sanggup menahan air matanya di saat orang yang palng di cintai pergi meninggalkan nya dan itu lah yang terjadi di kota palu hujan air mata para abnaulkhairaat dan seluruh masyarakat yang mengenal beliau menghujani kota palu dengan air mata.

Sayyidina ali mengatakan

ففز بعلم تعش حيا به ابدا # الناس موتى واهل العلم احياء

berjaya lah engkau dengan ilmu pengetahuan maka engkau akan hidup selama-lamanya sesungguhnya orang yang bodoh itu sirna dan ahli ilmu akan tetap hidup

Sungguh demi allah apa yang saat ini kita saksikan bersama adalah hasil yang telah habib idrus perjuangkan selama 40tahun dan hasil ini pula lah yang senantiasa menjadikan lisan kita tak pernah lupa untuk menyebut namanya karena sebuah jasa seorang guru tak akan dapat kita tebus

فلو بذلت له الدنيا برمتها # فلم تكمل حقوق الشيخ تكميلا

Jikalau engkau telah berikan seluruh dunia beserta isinya maka niscaya engkau tetap tidak dapat menebus jasa seorang guru dengan sempurna.

Dan dalam masa perjuangan dakwahnya, habib idrus telah berhasil membangun 420 madrasah yang telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia bagian timur  Sulawesi ternate Kalimantan dan papua semuanya adalah saksi yang benar nyata akan dakwah beliau yang tak mengenal lelah.

 

خمس و عشرون عاما عني انصرمت # قد قمت فيها بحمد الله بالعمل

تللك المدارس في البلدان شاهده # بان فعلي و قولي ليس بالهزل

25 tahun telah berlalu bahwa aku alhamdulillah telah melaksanakan dengan amalku

Bahwa sekolah-sekolah yang berada di setiap negri itu telah menjadi saksinya bahwa perbuatan dan perkataanku bukan lah canda gurau

yaaa allah sungguh dalam perkumpulan hamba-hambamu ini kami hamparkan tangan kami memohon kepadamu agar engkau memanjangkan umur guru kami panutan kami dalam keadaan sehat wal afiat. Yaa allah sebagaimana engkau telah memberikan karunia yang begitu besar kepada habib idrus bin salim aljufrie maka berikan lah juga kepada kami karunia itu, hembuskan lah kedalam hati kami semangat untuk berdakwah, isi lah hati kami cinta kepada ilmu agar kami dapat mengikuti jejak guru kami habib idrus bin salim aljufri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top